Jumat, 25 April 2014

Report Speech


REPORTED SPEECH

Reported speech : Reported speech refers to reproducing the idea of another person’s words. Not all of the exact words are used : verb forms and pronouns may change.

Reporting speech is part of the sentence in direct speech is marked by quotation marks (“) and ends by quotation marks (“).
  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."
While reported speech is the beginning of a sentence of direct speech.
  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."
1.    Changes in sentence structure
When direct speech sentence was commuted to a sentence of indirect speech, quotation marks are also removed or replaced with the word “that” or “to” (for command line). For example :

No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He said, "I have a present for you in my bag."
He said that he had a present for me in his bag.
02
He asked me, "why do you come late."
He asked me why I came late.
03
He orderd me, "don't bring a bag."
He ordered me to didn't bring a bag.

For the use of direct speech sentence interrogative sentence “yes-no question” it will be changed to if/whether. For example :

No
Direct Speech
Indirect Speech
01
They asked me, "Do you want to join us to play football?"
They asked me if/whether I want to join them to play football.
02
He asked me, "Does she want to mary me?"
He asked me if/whether she wants to mary her.

For direct speech sentence that uses 5W1H question (why,who,what,when,where,how), it will be converted into an affirmative sentence in the following way :
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He asked me, "why do you come late?"
He asked me why you came late.
02
He asked me, "what does she eat?"
He asked me what she ate.
03
He asked me, "when did you come?"
He asked me when I came.
04
He asked me, "who are you?"
He asked me who I was.
05
He asked me, "who is she?"
He asked me who she was.
  
2.    Pronoun changes

·       First person pronouns (I and We) on speech reporting (see explanation in the beginning) change according to the subject that is in reported speech.
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He said, ‘I am busy.’
He said that he was busy.
02
She said, ‘I am unwell.’
She said that she was unwell.
03
I said, ‘I will be late.’
I said that I would be late.
04
They said, ‘We will not permit this.’
They said that they would not permit that.
05
We said, ‘We need to buy some clothes.’
We said that we needed to buy some clothes.

·       The second person pronoun (You) in reporting speech in direct speech changes according to the object in reported speech.
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He said to me, ‘You have to come with me.’
He told me that I had to go with him.
02
She said to me, ‘You can go.’
She told me that I could go.
03
She said to him, ‘You can go.’
She told him that he could go.

·       Third person pronoun (he,she,it and they) in direct speech did not change when changed into indirect speech.
No
Direct Speech
Indirect Speech
01
He said, ‘She is a good girl.’
He said that she was a good girl.
02
She said, ‘They have invited us.’
She said that they had invited them.
03
They said, ‘He does not have the necessary qualifications.’
They said that he did not have the necessary qualifications.

Below are examples of direct and indirect speech to increase the understanding of the above explanation. 


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Direct Speech                                              Indirect Speech
(+)He said, “I have a present for you in my bag. hereHe said that he had a present for me in his bagthere.
(-)

He said, “I do not have a present for you in my bag”


He said that he did not have a present for me in his bag.
(?)

He asked, “Do I have a present for you in my bag?”


He asked me if/whether he had a present for me in his bag.
(?)

He asked me, “ Why do I have to have a present for you in my bag?


 He asked me why he had to have a present for me in his bag.
(!)
He ordered/commanded me, “Bring my bag herenow!”

He ordered/commanded me to bring his bag there then.
(!)He ordered me, “Don’t bring your bag here!”He ordered me not to bring my bag there.






Kamis, 27 Maret 2014

ANALISIS SWOT

Manajemen :
Analisis swot "Kebab Turki"

1. KEKUATAN (STRENGTHS)

  1. Harga yang cukup terjangkau
  2. Lokasi yang sangat strategis
  3. Banyak cita rasa dengan harga kaki lima
  4. Banyak variasi pada produk,sehingga memberikan alternatif kepada konsumen dalam memilih menu
  5. Memberikan tampilan outlet yang lebih bersih dan menarik,sehingga para konsumen tertarik untuk melihatnya
2. KELEMAHAN (WEAKNESSESS)

  1. Tidak adanya inovasi dari produk
  2. Belum adanya surat izin resmi untuk mendirikan outlet
  3. Kurangnya kedisiplinan dalam melayani konsumen
  4. Lokasi parkir yang tidak luas,sehingga sulit para konsumen banyak yang datang
  5. Tidak ada tempat yang nyaman untuk para konsumen
3. PELUANG (OPPORTUNITY)

  1. Pola hidup masyarakat yang menyukai sesuatu yang praktis
  2. Target pasar yang masih melebar luas
  3. Belum banyak para pesaing dalam makanan ini
  4. Meningkatnya gaya hidup terhadap para konsumen pada makanan ini
  5. Lokasi yang mudah diberbagai kota besar
4. ANCAMAN (THREATH)

  1. Banyak para pesaing yang berdatangan
  2. Meningkatnya harga bahan mentah
  3. Banyak konsumen yang sudah mulai bosan
  4. Belum ada cabang yang tersebar dikota-kota kecil
  5. Banyaknya kompetitor yang gencar beriklan




Senin, 24 Maret 2014

Travelling : AIR MANIS BEACH

On September 16, 2013 we will go to the AIR MANIS BEACH  together. We waited a long time and finally the car was coming and we were ready to head to the beach. in our car roaring laugh happily. By the time we laugh together, our car arrived it difficult to climb, finally some people got out of the car. Most were out of the car, they went pretty far while in the car had reached the top. After a tiring walk far enough and they finally arrived at the top as well and all got in the car. After that we will continue the journey so far. Arriving at the AIR MANIS beach , we took a picture together.

Air Manis beach  it is one of the beaches in the city of Padang is interesting to visit. The beach is beautiful, with hembusnya cool breeze, the sound of the waves, thus making the atmosphere peaceful and serene. On the beach there is the inscription "Malin Kundang SI", a stone of debris - debris of used boats and SI Malin Kundang.

After we enjoyed the atmosphere at the beach we rushed back to the house. Along the way we take time to eat together at a restaurant.  After we finished eating, we continued our journey back. During the trip we felt tired, we finally arrived at the house.




Senin, 23 Desember 2013

ILMU BUDAYA DASAR 3

MANUSIA DAN KEADILAN

Pengertian keadilan
            Keadilan adalah sesuatu yang memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah atau solusi dari berbagai permasalahan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
Contohnya :
Seorang koruptor yang memakan uang rakyat. Koruptor di tangkap dan dimasukan kepenjara selama 2 tahun tanpa ada goresan luka sedikit pun pada wajahnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di indonesia tidak adil pada rakyat kecil yang dikarenakan mencuri dompet mendapatkan masa kurungan lebih dari sang koruptor, padahal koruptor lah yang mencuri uang rakyat lebih banyak dari pada pencopet itu. Bahkan koruptor bisa mendapatkan fasilitas yang istimewa bahkan seperti apartemen didalam penjara.

Keadilan sosial
           
            Keadilan sosial adalah langkah untuk melaksanakan indonesia yang adil dan makmur. Setiap manusia berhak untuk mendapat keadilan yang seadil-adilnya sesuai kebijakannya masing-masing. 5 wujud keadilan sosial yang diperinci dalam perbuatan dan sikap :

1.    Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2.    Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3.    Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan.
4.    Sikap suka bekerja keras.
5.    Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu:


1.    Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.
2.    Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3.    Pemerataan pembagian pendapatan.
4.    Pemerataan kesempatan kerja.
5.    Pemerataan kesempatan berusaha.
6.    Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan  kaum wanita.
7.    Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8.    Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

    Berbagai macam keadilan :

a.    Keadilan legal atau keadilan moral
b.    Keadilan distributif
c.    Komutatif

Kejujuran
Kejujuran seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan itu sesuai dengan kenyataan yang ada. Tuhan telah menjelaskan tentang orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka apa yang telah diperbuatnya. Kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.


Kecurangan
           
            Kecurangan atau ketidakjujuran sama saja dengan licik, kecurangan apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, ingin kekayaan yang berlebihan agar dianggap lebih hebat kepada semua orang. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan, ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya ada empat aspek yaitu:
1.    Aspek ekonomi
2.    Aspek kebudayaan
3.    Aspek peradaban
4.    Aspek tenik

manusia adalah makhluk moral dan makhluk sosial. Dalam bergaul, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia bermuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar hak dan kewajiban manusia lain. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan. Jadi, keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.




MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :

1.    Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.    Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.    Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

USAHA / PERJUANGAN

Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan suatu cita-cita yang di inginkan. Setiap manusia harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup itu sudah kodrat manusia, tanpa usaha atau perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Bila kita menginginkan sukses kuncinya kita harus berusaha dan berdoa. Berusaha dalam belajar dengan tekun, rajin dan giat.
KEYAKINAN / KEPERCAYAAN

Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan allah. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu :

1.    Aliran Naturalisme
2.    Aliran Intelektualisme
3.    Aliran Gabungan

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK

Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang berbeda walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimanapun bentuk suatu pandangan hidup itu tergantung pada diri kita sendiri. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan ada juga yang memperlakukannya sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.

Pandangan hidup sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

1.    Mengenal
2.    Mengerti
3.    Menghayati
4.    Meyakini
5.    Mengabdi
6.    Mengamankan



DAFTAR PUSTAKA

 Seri Diktat Kuliah MKDU: Ilmu Budaya Dasar karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji

Kamis, 14 November 2013

ILMU BUDAYA DASAR 2

MANUSIA DAN CINTA KASIH

          Cinta merupakan pengalaman yang menarik yang pernah kita alami dalam hidup. Cinta kasih menjadi perbincangan yang tidak secara jelas dengan makna yang begitu luas. Walaupun, sulit untuk diungkapkan bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fudamental. Cinta sangat erat dalam kehidupan dan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Mereka haus akan cinta, mereka butuh akan cinta. Begitupun dengan kasih, kita sulit untuk membedakan cinta dan kasih itu sendiri. Arti cinta dan kasih, hampir sama dengan kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Cinta kasih yaitu perasaan suka atau sayang kepada seseorang yang menaruh belas kasihan.

          Cinta dan kasih dapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung ke tentang rasa yang mendalam, kasih merupakan ungkapan untuk mengeluarkan rasa kepada seseorang yang dicintainya. Cinta kasih adalah adalah perasaan kasih sayang yang terdapat ditiga unsur yitu terikatan, keintiman, kemesraan dengan belas kasihan, dan pengabdian yang diungkapkan dengan perilaku yang bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan bertanggung jawab itu adalah sikap yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan menciptakan kebahagiaan.

          Cinta kepada sesama manusia itu adalah perilaku manusia itu adalah perilaku itu sendiri dan dalam perilaku atau perbuatan kepada sesama manusia. perilaku dan perbuatan yang baik kepada sesama manusia bukan karena seseorang itu membela, dan mendukungnya. Motivasi perilaku dan perbuatan seseorang mencintai sesama manusia karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan merupakan suatu kewajiban.






                                                     MANUSIA DAN PENDERITAAN

          Penderitaan berasal dari kata derita. Derita adalah merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu juga itu penderitaan bagi orang lain. Suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, langkah awal untuk mencapai kebahagiaan. Akibat siksaan yang dialami oleh seseorang, akan timbullah penderitaan. Penyebab yang menjadikan seseorang akan merasa ketakutan, yaitu ketakutan, kesakitan, dan kegagalan. Bentuk frustasi antara lain :
     1.  Agresi
     2.  Regresi
     3.  Fiksasi
     4.  Proyeksi
     5.  Identifikasi
     6.  Narsisme
     7.  Autisme
Sebab timbulnya penderitaan manusia sebagai berikut :
     1.  Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia yang buruk
     2.  Penderitaan yang timbul karena penyakit dan siksaan
          Orang yang mengalami penderitaan akan memperoleh pengaruh yang bermacam-macam dan sikap pada dalam dirinya. Biasanya sikap yang akan timbul itu sikap yang positif dan negatif. Sikap yang positif yaitu sikap optimis yang mengatasi penderitannya, bahwa hidup itu bukan penderitaan, tetapi perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan yang ia alami itu hanya bagian dari kehidupan. Sikap negatif yaitu penyesalan, putus asa, dan sikap kecewa. Penderitaan muncul desebabkan oleh hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya antar sesama manusia. Penderitaan muncul karena ketidakharmonisan antara kelompok satu dengan yang lainnya.

          Apabila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Jika tidak dipenuhi manusia telah melakukan penganiayaan. Manusia diciptakan sebagai makhluk yang mulia, manusia tidak dapat berdiri sendiri. Mnusia perlu manjaga dirinya dan selalu mangharapkan perlindungan allah SWT. Manusia terkadang mengalami kesulitan dalam kehidupan, dan sakit akibat tidak dapat terpenuhi penghidupannya. Manusia memerlukan rasa aman supaya dirinya terhindar dari penderitaan. Tidak dapat terpenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia didunia melakukan kenikmatan yang berlebihan akan membawa penderitan dan rasa sakit.









                                                                  DAFTAR PUSTAKA

Suryadi, M.P 1985. Ilmu Budaya Dasar
Ilmu Budaya Dasar/Supartono Widyosiswoyo
Cet.2 Jakarta : Ghalia Indonesia 1996
ilmubudayadasarardhi.blogspot.com