Senin, 23 Desember 2013

ILMU BUDAYA DASAR 3

MANUSIA DAN KEADILAN

Pengertian keadilan
            Keadilan adalah sesuatu yang memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah atau solusi dari berbagai permasalahan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
Contohnya :
Seorang koruptor yang memakan uang rakyat. Koruptor di tangkap dan dimasukan kepenjara selama 2 tahun tanpa ada goresan luka sedikit pun pada wajahnya. Hal tersebut mencerminkan bahwa hakim dan jaksa di indonesia tidak adil pada rakyat kecil yang dikarenakan mencuri dompet mendapatkan masa kurungan lebih dari sang koruptor, padahal koruptor lah yang mencuri uang rakyat lebih banyak dari pada pencopet itu. Bahkan koruptor bisa mendapatkan fasilitas yang istimewa bahkan seperti apartemen didalam penjara.

Keadilan sosial
           
            Keadilan sosial adalah langkah untuk melaksanakan indonesia yang adil dan makmur. Setiap manusia berhak untuk mendapat keadilan yang seadil-adilnya sesuai kebijakannya masing-masing. 5 wujud keadilan sosial yang diperinci dalam perbuatan dan sikap :

1.    Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2.    Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3.    Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan.
4.    Sikap suka bekerja keras.
5.    Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu:


1.    Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.
2.    Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3.    Pemerataan pembagian pendapatan.
4.    Pemerataan kesempatan kerja.
5.    Pemerataan kesempatan berusaha.
6.    Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan  kaum wanita.
7.    Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8.    Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

    Berbagai macam keadilan :

a.    Keadilan legal atau keadilan moral
b.    Keadilan distributif
c.    Komutatif

Kejujuran
Kejujuran seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan itu sesuai dengan kenyataan yang ada. Tuhan telah menjelaskan tentang orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka apa yang telah diperbuatnya. Kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.


Kecurangan
           
            Kecurangan atau ketidakjujuran sama saja dengan licik, kecurangan apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, ingin kekayaan yang berlebihan agar dianggap lebih hebat kepada semua orang. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan, ditinjau dari hubungan manusia dengan alam sekitarnya ada empat aspek yaitu:
1.    Aspek ekonomi
2.    Aspek kebudayaan
3.    Aspek peradaban
4.    Aspek tenik

manusia adalah makhluk moral dan makhluk sosial. Dalam bergaul, manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia bermuat amoral, lingkunganlah yang menyebabkannya. Perbuatan amoral pada hakekatnya adalah perbuatan yang melanggar hak dan kewajiban manusia lain. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibannya itu. Mempertahankan hak dan kewajiban itu adalah pembalasan. Jadi, keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.




MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :

1.    Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.    Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.    Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

USAHA / PERJUANGAN

Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan suatu cita-cita yang di inginkan. Setiap manusia harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup itu sudah kodrat manusia, tanpa usaha atau perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Bila kita menginginkan sukses kuncinya kita harus berusaha dan berdoa. Berusaha dalam belajar dengan tekun, rajin dan giat.
KEYAKINAN / KEPERCAYAAN

Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan allah. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu :

1.    Aliran Naturalisme
2.    Aliran Intelektualisme
3.    Aliran Gabungan

LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK

Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang berbeda walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimanapun bentuk suatu pandangan hidup itu tergantung pada diri kita sendiri. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan ada juga yang memperlakukannya sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya.

Pandangan hidup sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :

1.    Mengenal
2.    Mengerti
3.    Menghayati
4.    Meyakini
5.    Mengabdi
6.    Mengamankan



DAFTAR PUSTAKA

 Seri Diktat Kuliah MKDU: Ilmu Budaya Dasar karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji

Kamis, 14 November 2013

ILMU BUDAYA DASAR 2

MANUSIA DAN CINTA KASIH

          Cinta merupakan pengalaman yang menarik yang pernah kita alami dalam hidup. Cinta kasih menjadi perbincangan yang tidak secara jelas dengan makna yang begitu luas. Walaupun, sulit untuk diungkapkan bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang cukup fudamental. Cinta sangat erat dalam kehidupan dan tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Mereka haus akan cinta, mereka butuh akan cinta. Begitupun dengan kasih, kita sulit untuk membedakan cinta dan kasih itu sendiri. Arti cinta dan kasih, hampir sama dengan kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Cinta kasih yaitu perasaan suka atau sayang kepada seseorang yang menaruh belas kasihan.

          Cinta dan kasih dapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung ke tentang rasa yang mendalam, kasih merupakan ungkapan untuk mengeluarkan rasa kepada seseorang yang dicintainya. Cinta kasih adalah adalah perasaan kasih sayang yang terdapat ditiga unsur yitu terikatan, keintiman, kemesraan dengan belas kasihan, dan pengabdian yang diungkapkan dengan perilaku yang bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan bertanggung jawab itu adalah sikap yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan menciptakan kebahagiaan.

          Cinta kepada sesama manusia itu adalah perilaku manusia itu adalah perilaku itu sendiri dan dalam perilaku atau perbuatan kepada sesama manusia. perilaku dan perbuatan yang baik kepada sesama manusia bukan karena seseorang itu membela, dan mendukungnya. Motivasi perilaku dan perbuatan seseorang mencintai sesama manusia karena manusia tidak dapat hidup sendiri dan merupakan suatu kewajiban.






                                                     MANUSIA DAN PENDERITAAN

          Penderitaan berasal dari kata derita. Derita adalah merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu juga itu penderitaan bagi orang lain. Suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, langkah awal untuk mencapai kebahagiaan. Akibat siksaan yang dialami oleh seseorang, akan timbullah penderitaan. Penyebab yang menjadikan seseorang akan merasa ketakutan, yaitu ketakutan, kesakitan, dan kegagalan. Bentuk frustasi antara lain :
     1.  Agresi
     2.  Regresi
     3.  Fiksasi
     4.  Proyeksi
     5.  Identifikasi
     6.  Narsisme
     7.  Autisme
Sebab timbulnya penderitaan manusia sebagai berikut :
     1.  Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia yang buruk
     2.  Penderitaan yang timbul karena penyakit dan siksaan
          Orang yang mengalami penderitaan akan memperoleh pengaruh yang bermacam-macam dan sikap pada dalam dirinya. Biasanya sikap yang akan timbul itu sikap yang positif dan negatif. Sikap yang positif yaitu sikap optimis yang mengatasi penderitannya, bahwa hidup itu bukan penderitaan, tetapi perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Penderitaan yang ia alami itu hanya bagian dari kehidupan. Sikap negatif yaitu penyesalan, putus asa, dan sikap kecewa. Penderitaan muncul desebabkan oleh hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya antar sesama manusia. Penderitaan muncul karena ketidakharmonisan antara kelompok satu dengan yang lainnya.

          Apabila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Jika tidak dipenuhi manusia telah melakukan penganiayaan. Manusia diciptakan sebagai makhluk yang mulia, manusia tidak dapat berdiri sendiri. Mnusia perlu manjaga dirinya dan selalu mangharapkan perlindungan allah SWT. Manusia terkadang mengalami kesulitan dalam kehidupan, dan sakit akibat tidak dapat terpenuhi penghidupannya. Manusia memerlukan rasa aman supaya dirinya terhindar dari penderitaan. Tidak dapat terpenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia didunia melakukan kenikmatan yang berlebihan akan membawa penderitan dan rasa sakit.









                                                                  DAFTAR PUSTAKA

Suryadi, M.P 1985. Ilmu Budaya Dasar
Ilmu Budaya Dasar/Supartono Widyosiswoyo
Cet.2 Jakarta : Ghalia Indonesia 1996
ilmubudayadasarardhi.blogspot.com

Sabtu, 12 Oktober 2013

ILMU BUDAYA DASAR




 ILMU BUDAYA DASAR

Ilmu Budaya dasar merupakan ilmu pengetahuan dasar yang mengenai tentang aspek-aspek dan konsep dalam kehidupan manusia yang dapat digunakan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaannya. Kebudayaan mempunyai 3 wujud :
1.    Wujud kebudayaan sebagai ide,gagasan,nilai,norma,dan peraturan.
2.    Wujud kebudayaan aktivitas dalam berperilaku manusia dalam masyarakat sekitar.
3.    Wujud kebudayaan sebagai hasil karya manusia.
Ilmu budaya dasar bertujuan untuk mengembangkan apresiasi didalam lingkungan budaya. Mereka juga bisa ikut dalam pengembangan kebudayaan bangsa dan melestarikan budaya nenek moyang kita.
Manusia perlu mengenal dirinya sendiri bagaimana perasaan dan pemikirannya tidak hanya mengenal luarnya saja tetapi harus mengenal lebih mendalam juga. Materi yang mencakup manusia dengan permasalahan masing-masing merupakan pokok bahasan. Pokok bahasan,yaitu :
a.    Manusia dan cinta kasih
b.    Manusia dan keindahan
c.    Manusia dan penderitaan
d.    Manusia dan keadilan
e.    Manusia dan pandangan hidup
f.     Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
g.    Manusia dan kegelisahan
h.    Manusia dan harapan
Masalah manusia dengan permasalahan lebih bersifat filosof dari pada sekadar materi kuliah. Sejumlah kasus dari kehidupan masyarakat indonesia agar lebih mudah dipahami oleh para mahasiswa. Dengan adanya tujuan kasus tersebut untuk memudahkan agar ada materi yang bisa dijadikan diskusi.


MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Kodrat manusia sebagai makhluk sosial menyebabkan manusia sejak lahir memiliki keinginan pokok. Pertama,keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain disekelilingnya. Kedua,keinginan menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. Seseorang memerlukan bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Ada 3 aliran,yaitu :
a.    Aliran materialisme
b.    Aliran spiritualisme
c.    Aliran dualisme
Daya manusia
Manusia sangat lemah dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Setelah melalui memprosesan pematangan,terutama pendidikan,manusia menjadi raja dunia karena memiliki sejumlah kemampuan seperti,akal,perasaan,kemauan,dan fantasi.
          Tipologi manusia
Adalah pengetahuan yang mencoba menggolongkan manusia atas dasar kepribadian. Pribadi manusia terdiri atas individualitas biologis dan individualitas psikologis. Manusia memliki dua aspek yaitu aspek yang bersifat jasmani dan rohani. Dalam menentukan tipologi manusia ada kaitannya dengan jasmani,sedangkan aliran modern pada rohani. Ada 4 tipe manusia yaitu :
a.    Tipe sanguinikus
b.    Tipe melankholikus
c.    Tipe kholerikus
d.    Tipe flegmatikus






Kebudayaan
Terwujud suatu kebudayaan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor,yaitu hal yang menggerakkan manusia untuk menghasilkan kebudayaan karena,kebudayaan merupakan kekuatan jiwa manusia sebagai makhluk tuhan yang maha esa. Walaupun manusia memliki tubuh yang lemah jika dibandingkan dengan binatang,tetapi akal manusia mampu menciptakan alat teknologi yang canggih sehingga akhirnya dapat menjadi penguasa dunia. Ada faktor yang mempengaruhi kebudayaan :
a.    Faktor kitaran geografis
b.    Faktor induk bangsa
c.    Faktor saling kontak antarbangsa
Unsur kebudayaan :
a.    Sistem religi dan upacara keagamaan
b.    Sistem organisasi kemasyarakatan
c.    Sistem pengetahuan
d.    Sistem mata pencaharian hidup
e.    Sistem teknologi dan peralatan
f.     Bahasa
g.    Kesenian
Budaya daerah
          Indonesia terkenal sebagai bangsa yang yang memiliki budaya. Faktor-faktor yaitu :
a.    Wilayah
b.    Penduduk
c.    Kepentingan
Akibat suatu hubungan antara satu daerah dengan daerah lainnya,perbedaan tersebut makin berkurang. Campuran budaya yang merupakan suatu daerah yang mempertemukan antara dua kebudayaan daerah yang berbeda. Hal tersebut terjadi karena dalam satu daerah menetap orang yang berasal dari daerah yang berbeda-beda sehingga antara mereka terjadinya akulturasi.
Strategi kebudayan
          Dalam kelompok pasukan penyerang agar memperoleh kemenangan,pemimpin harus melihat kedepan sehingga strategi kebudayaan mengandung pengertian,usaha yang direncanakan untuk bisa diwujudkan. Untuk dapat menciptakan kebudayaan nasional indonesia sebagai kegiatan dan memperjuangkan demi kejayaan bangsa dan negara diperlukan adanya strategi yang tangguh. Dari kehidupan rakyat dapat diperoleh dari sumber budaya bagi pencipta kebudayaan sehingga kebudayaan dapat mengakar pada rakyat. Kebudayaan dapat dilestarikan dalam kehidupan masyarakat. Rakyat indonesia harus mengikuti adanya pengembangan budaya, jika tidak ada pendukungnya kebudayaan indonesia akan hancur.
  






DAFTAR PUSTAKA

Ilmu budaya dasar / Supartono Widyosiswoyo
Cet. 2 Jakarta: Ghalia Indonesia 1996